TAK ADA YABG KHUSUS

Foto saya
Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia
Hakekat hidup itu,,,,,, Yang mana dia pandai mensyukuri Atas Nikmat yang Allah berikan..... MULTI SUPRANATURAL OF JAVA WONG PINGGIRAN HABI BE WONG TANAH JAWI LAN SAK JAGAT NUSWANTORO ESTINING CIPTO MARGONING MULYO, WONG KANG WES BUNTAS KAWERUHE BAKAL LANTIP ING PANGGRAITANE: NANG, NING, NUNG. OJO RUMOGSO BISO HANANING BISOHO RUMONGSO. SAK BEJO BEJANING MANUGSO ISEH LUWEH BECIK WONG KANG ELING LAN WASPODHO. OJO SENENG CIDRO ING JANJI SUMPAH LAN PRASETYO

Rabu, 03 Agustus 2016

Sejarah Dan Nasab Sunan Bayat Serta Sunan Pandanaran

SEJARAH

Ada berbagai versi yang beredar ttg Nasab Sunan Pandanaran, sebagian besar babad menyatakan bahwa ia adalah putra dari Pati Unus Panembahan Sabrang Lor (sultan kedua Kesultanan Demak) yang menolak tahta karena lebih suka memilih mendalami spiritualitas. Posisi sultan ketiga Demak kemudian diberikan kepada pamannya. Pendapat lain menyatakan bahwa ia adalah saudagar asing, mungkin dari Arab, Persia, atau Turki, yang meminta izin sultan Demak untuk berdagang dan menyebarkan Islam di daerah Pragota. Izin diberikan baginya di daerah sebelah barat Demak. Cerita lain bahkan menyebutkan ia adalah putra dari Brawijaya V, raja Majapahit terakhir, meskipun tidak ada bukti tertulis apa pun mengenainya.

Berbagai versi di atas tidak dapat dipertanggung jawabkan dan perlu diluruskan. Versi Pertama muncul karena Ki Ageng Pandan Arang memiliki hubungan dekat dengan Pati Unus. Hubungan Ki Ageng pandan Arang atau Ki Ageng Pandanaran atau Sunan Pandanaran dengan Pati Unus (Pangeran Sabrang Lor) menurut Habib Bahruddin adalah hubungan anak angkat dengan ayah angkat.

Pati Unus mengangkat Sunan Pandanaran sebagai anak angkatnya. Karena Syarifah Pasai adalah adik kandung Pati Unus.

Pendapat kedua muncul karena Sunan Pandanaran nampak seperti orang asing karena memang memiki darah Arab, sbgmn akan kita lihat dalam data di bawah; namun kisahnya sbg saudagar tidak tepat, lantas pendapat ketiga merupakan kebiasaan mitos setempat melegitimasikan kekuasaan akan suatu daerah karena dianggap sebagai turunan Penguasa Jawa sebelumnya yakni dari Majapahit, riwayat ini amat lemah karena tidak ada bukti tertulis apa pun mengenainya.

Riwayat dari catatan habib Bahruddin ba'alawi, tahun 1979, telah menggugurkan hikayat atau babad yang menceritakan bahwa Ki Ageng pandanaran adalah anak kandung Pati Unus dan versi-versi lainnya 

Nasab Sunan Pandanaran & Sunan Bayat :
1. Nabi Muhammad
2. Sayyidah Fathimah Az-Zahra
3. Al-Husain
4. Ali Zainal Abidin
5. Muhammad Al-Baqir
6. Ja’far Shadiq
7. Ali Al-Uraidhi
8. Muhammad
9. Isa
10. Ahmad Al-Muhajir
11. Ubaidillah
12. Alwi
13. Muhammad
14. Alwi
15. Ali Khali’ Qasam
16. Muhammad Shahib Mirbath
17. Alwi Ammil Faqih
18. Abdul Malik Azmatkhan
19. Abdillah
20. Ahmad Jalaluddin
21. Jamaluddin Al-Husain
22. Ibrahim Zainuddin Al-Akbar
23. Maulana Ishak
24. Maulana Islam Ki Ageng Pandanaran Sunan Pandanaran Sayyid Abdul Qadir Sunan Semarang
25. Sunan Bayat Sunan Tembayat Sunan Pandanaran II

Tidak ada komentar:

Posting Komentar